EVALUASI STRATEGI DINAS PARIWISATA DALAM PENGEMBANGAN POTENSI WISATA AIR TERJUN INAR DI KAMPUNG TEMULA KECAMATAN NYUTAN KABUPATEN KUTAI BARAT (Hendra Oktavianus)

Submitted by: ,
On: Jul 13, 2018 @ 8:03 AM
IP: 36.74.232.200

  • Judul artikel eJournal: EVALUASI STRATEGI DINAS PARIWISATA DALAM PENGEMBANGAN POTENSI WISATA AIR TERJUN INAR DI KAMPUNG TEMULA KECAMATAN NYUTAN KABUPATEN KUTAI BARAT
  • Pengarang (nama mhs): Hendra Oktavianus
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi dalam pengembangan potensi objek wisata Air Terjun Inar dan untuk mengidentifikasikan faktor-faktor yang mendukung dan menghambat strategi Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Barat dalam pengembangan potensi objek wisata Air Terjun Inar. Jenis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan data sekunder yang berkaitan dengan situasi dan kondisi empiris. penulis menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data model interaktif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa strategi Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Barat dalam Pengembangan Objek Wisata Air Terjun Inar belum berjalan dengan baik. Hal ini terlihat dari fokus penelitian pencapaian peningkatan mutu dan pemerataan pembangunan kepariwisataan, seperti penyediaan sarana dan prasarana pariwisata yang sesuai dengan kondisi keuangan daerah belum ada pencapaian yang sangat signifikan dari peningkatan mutu dan pemerataan pengembangan di objek Wisata Air Terjun Inar seperti penyedian sarana dan prasarana yang masih belum ada dan keterbatasan anggaran. Kemudian dari pencapaian dari peningkatan kualitas manajemen pelaku dunia pariwisata bisa dikatakan berjalan dengan baik tetapi masih belum maksimal karena seharusnya melibatkan seluruh pelaku pariwisata apalagi masyarakat di sekitar objek wisata kualitasnya memang perlu ditingkatkan. Selanjutnya dari pencapaian dari partisipasi masyarakat belum bisa terlaksana karena berbagai hambatan di lapangan seharusnya dengan kerjasama antara pemerintah dengan masyarakat sehingga perlu ditingkatkan lagi, untuk dapat menjadikan industri pariwisata sebagai mata pencaharian bagi masyarakat sekitar objek wisata. Kesimpulannya, strategi Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Barat dalam Pengembangan Objek Wisata Air Terjun Inar belum berjalan baik karena kurangnya perhatian dari Dinas Pariwisata dan pihak terkait. Itu terlihat dari sarana dan prasarana yang tidak memadai dan kurangnya promosi untuk objek Air Terjun Inar.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Strategi Pariwisata, Pengembangan Objek Wisata
  • NIM: 1102015061
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2011
  • Program Studi: Ilmu Administrasi Negara
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Farhanuddin Jamanie, M.Si dan Dr. Fajar Apriani, S.Sos., M.Si

HUBUNGAN ANTARA PEMBERIAN INSENTIF DENGAN KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA DI BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KOTA SAMARINDA (Meka Agustina)

Submitted by: ,
On: Jun 29, 2018 @ 3:37 AM
IP: 125.160.79.132

  • Judul artikel eJournal: HUBUNGAN ANTARA PEMBERIAN INSENTIF DENGAN KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA DI BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH KOTA SAMARINDA
  • Pengarang (nama mhs): Meka Agustina
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Tujuan Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis dan mendeskripsikan serta mengidentifikasi rumusan masalah apakah terdapat hubungan antara pemberian insentif dengan kinerja Aparatur Sipil Negara di Badan Kepegawaian Daerah Kota Samarinda, sehingga penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan antara pemberian insentif dengan kinerja pegawai negeri sipil di Badan Kepegawaian Daerah Kota Samarinda. Adapun indikator yang menjadi fokus penelitian ini meliputi: indikator insentif (insentif material, non material, dan sosial) dan indikator kinerja (kualitas, kuantitas, pelaksanaan tugas, tanggung jawab). Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah asosiatif, kemudian untuk sampel berjumlah 60 pegawai negeri sipil, dengan menggunakan data primer yang diperoleh melalui observasi dan kuesioner sedangkan data sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan untuk mengukur hubungan variabel x dengan y adalah rumus pearson product moment. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa terdapat hubungan antara pemberian insentif dengan kinerja pegawai negeri sipil di Badan Kepegawaian Kota Samarinda, dengan menghasikan nilai r = 0,643 yang berada pada interval 0,60 – 0,799 yang termasuk dalam kategori tingkat hubungan yang kuat dan untuk menguji seberapa siginifikan digunakan thitung yang berjumlah 8,340 dengan tingkat kesalahan α = 0,05; db = n – 2(60 – 2) = 58 maka didapat ttabel = 2,000 yang ternyata nilai thitung (8,340) > dari ttabel (2,000), maka Ho ditolak dan Ha diterima.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Pemberian Insentif, Motivasi, Kinerja
  • NIM: 1202015093
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2012
  • Program Studi: Ilmu Administrasi Negara
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. Hj. Nur Fitriyah, M.S dan Dr. Cathas Teguh Prakoso, M.Si

PERAN BADAN PERTANAHAN NASIONAL DALAM PELAKSANAAN PROGRAM PROYEK OPERASI NASIONAL AGRARIA (PRONA) (Studi di Desa Loa Janan Ulu Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara) (Rinda Ayu Aryani)

Submitted by: ,
On: Jun 29, 2018 @ 3:25 AM
IP: 125.160.79.132

  • Judul artikel eJournal: PERAN BADAN PERTANAHAN NASIONAL DALAM PELAKSANAAN PROGRAM PROYEK OPERASI NASIONAL AGRARIA (PRONA) (Studi di Desa Loa Janan Ulu Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara)
  • Pengarang (nama mhs): Rinda Ayu Aryani
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Tujuan penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis dan mendeskripsikan serta untuk mengidentifikasi faktor penghambat dalam Peran Badan Pertanahan Nasional Dalam Pelaksanaan Program Proyek Operasi Nasional Agraria (PRONA) Studi di Desa Loa Janan Ulu Kecamatan Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan fokus penelitian yaitu membangun kepercayaan masyarakat pada Badan Pertanahan Nasional, meningkatkan pelayanan dan pelaksanaan pendaftaran serta sertifikasi tanah secara menyeluruh, memastikan penguatan hak-hak rakyat atas tanah, dan melaksanakan secara konsisten semua peraturan perundang-undangan pertanahan yang telah ditetapkan serta faktor penghambat dalam pelaksanaan PRONA di Desa Loa Janan Ulu. Dalam penelitian ini yang menjadi key informan ialah Kasi Hubungan Hukum Kantor Pertanahan Kutai Kartanegara dan Kepala Desa Loa Janan Ulu. فريق البير ميونخ Informan lainnya ialah Pegawai Kantor Desa Loa Janan Ulu dan beberapa masyarakat Desa Loa Janan Ulu. Teknik pengumpulan yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan ialah model interaktif yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. النيبر ` Temuan Peran BPN dalam Pelaksanaan Program PRONA Studi di Desa Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara dari membangun kepercayaan masyarakat pada Badan Pertahanan Nasional dan memastikan penguatan hak-hak rakyat atas tanah sudah berjalan dengan baik karena banyaknya masyarakat yang ikut mendaftar. رياضة يورو 2022 Selain itu dengan adanya PRONA ini membantu masyarakat dalam kepemilikan sertifikat tanah dan tidak perlu jauh pergi ke Kantor Pertanahan untuk mengurus sertifikat. Namun dari segi meningkatkan pelayanan dan pelaksanaan pendaftaran serta sertifikasi tanah secara menyeluruh dan melaksanakan secara konsisten peraturan perundang-undangan yang telah ditetapkan dalam pelaksanaan PRONA masih mengalami sedikit hambatan masih adanya keluhan dari masyarakat yang menganggap kepengurusan persyaratan dalam PRONA ini terlalu rumit dan tidak adanya penyuluhan secara langsung kepada masyarakat mengenai persyaratan dalam mengurus sertifikat tanah melalui PRONA serta masih kurangnya jumlah pegawai dalam pengukuran dan pemetaan di Lapangan.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Peran Badan Pertanahan Nasional, Proyek Operasi Nasional Agraria (
  • NIM: 1402015006
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2014
  • Program Studi: Ilmu Administrasi Negara
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Heryono Susilo Utomo, M.Si dan Drs. H. M. Z. Arifin, M.Si

PERAN KOMITE SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN PERASARANA DAN SARANA DI SEKOLAH DASAR NEGERI 015 SAMARINDA (Santrika)

Submitted by: ,
On: Jun 9, 2018 @ 7:23 AM
IP: 36.84.231.35

  • Judul artikel eJournal: PERAN KOMITE SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN PERASARANA DAN SARANA DI SEKOLAH DASAR NEGERI 015 SAMARINDA
  • Pengarang (nama mhs): Santrika
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan Peran Komite Sekolah dalam meningkatkan prasarana dan sarana di Sekolah Dasar Negeri 015 Samarinda serta untuk mengetahui dan mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi oleh Komite Sekolah dalam meningkatkan prasarana dan sarana di Sekolah Dasar Negeri 015 Samarinda. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Dasar Negeri Samarinda Ulu. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif. Dengan fokus penelitian yaitu: 1. Peran Komite Sekolah meliputi: Komite Sekolah sebagai pemberi pertimbangan, Komite Sekolah sebagai pendukung, Komite Sekolah sebagai pengontrol, dan Komite Sekolah sebagai mediator; 2. Pengadaan prasarana dan sarana di SD Negeri 015 Samarinda; 3. Faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi oleh Komite Sekolah dalam meningkatkan prasarana dan sarana di Sekolah Dasar Negeri 015 Samarinda. Teknik pengumpulan data menggunakan tiga cara yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini menggunakan sumber data primer dan data sekunder yang berkaitan dengan situasi dan kondisi empiris Peran Komite Sekolah. Analisis data yag digunakan dalam penulisan ini adalah analisis data model interaktif. Berdasarkan analisis kualitatif dapat disimpulkan bahwa Peran Komite Sekolah Dalam Meningkatkan Prasarana dan Sarana di SD Negeri 015 Samarinda yang dinilai dari ke empat peran Komite Sekolah yaitu; Komite Sekolah sebagai pemberi pertimbangan, pendukung, pengontrol dan mediator secara keseluruhan masih belum optimal. Kemudian terkait kondisi prasarana dan sarana di sekolah ini masih banyak yang membutuhkan perbaikan. Kemudian yang menjadi faktor pendukung bagi Komite Sekolah yaitu; dukungan dari orang tua murid, dan adanya bantuan pendidikan dari pemerintah. Sedangkan yang menjadi faktor penghambat bagi Komite Sekolah yaitu; kurangnya keaktifan anggota Komite Sekolah karena kesibukan masing-masing anggota, serta lambatnya bantuan diterima.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Peran, Komite Sekolah, Prasarana dan Sarana
  • NIM: 1402015057
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2014
  • Program Studi: Ilmu Administrasi Negara
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. Hj. Aji Ratna Kusuma, M.Si dan Dr. Bambang Irawan, S.Sos., M.Si

IMPLEMENTASI PROGRAM BANTUAN OPERASIONAL KESEHATAN (BOK) DI UPTD PUSKESMAS SUNGAI SIRING KECAMATAN SAMARINDA UTARA KOTA SAMARINDA (Bella Febriana)

Submitted by: ,
On: May 31, 2018 @ 1:07 AM
IP: 125.160.76.185

  • Judul artikel eJournal: IMPLEMENTASI PROGRAM BANTUAN OPERASIONAL KESEHATAN (BOK) DI UPTD PUSKESMAS SUNGAI SIRING KECAMATAN SAMARINDA UTARA KOTA SAMARINDA
  • Pengarang (nama mhs): Bella Febriana
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis dan mendeskripsikan serta untuk mengidentifikasi faktor penghambat implementasi Program Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) di UPTD Puskesmas Sungai Siring Kecamatan Samarinda Utara Kota Samarinda. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Fokus penelitian ini berdasarkan pada model implementasi kebijakan antara lain adalah standar dan sasaran kebijakan; sumberdaya; komunikasi antar organisasi; karakteristik agen pelaksana; disposisi implementor; serta faktor penghambat implementasi program Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) di UPTD Puskesmas Sungai Siring Kecamatan Samarinda Utara Kota Samarinda. Dalam penelitian ini yang menjadi key informan adalah Kepala UPTD Puskesmas Sungai Siring Kecamatan Samarinda Utara Kota Samarinda. Informan lainnya adalah Bendahara dan Kasubag Tata Usaha UPTD Puskesmas Sungai Siring, serta Staf Perencanaan Dinas Kesehatan Kota Samarinda, Lurah Sungai Siring dan Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kelurahan Tanah Merah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah Teknik Analisis data Model Interaktif yang dikembangkan oleh Miles, Huberman dan Saldana. Temuan dalam implementasi program Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) di UPTD Puskesmas Sungai Siring Kecamatan Samarinda Utara Kota Samarinda dari segi standar dan sasaran kebijakan masih mengalami hambatan karena pemegang program yang lambat dalam melaporkan programnya kepada Bendahara untuk dimasukkan ke dalam anggaran BOK sehingga pelaksanaan program menjadi terhambat dan menjadi tidak efektif. Dari segi sumberdaya masih mengalami hambatan dalam kuantitas sumberdaya manusia pelaksana program yang masih kurang, serta tidak tersedia sumberdaya fasilitas internet penunjang kegiatan. Sementara itu dari segi komunikasi masih mengalami hambatan dalam kerjasama pegawai saat pelaksanaan program di lapangan. Karakteristik agen pelaksana sudah berjalan dengan cukup baik baik karena struktur di UPTD Puskesmas Sungai Siring sudah mendukung program BOK, dan dari segi disposisi implementor sudah berjalan dengan cukup baik.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Bantuan Operasional Kesehatan (BOK), Puskesmas
  • NIM: 1402015046
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2014
  • Program Studi: Ilmu Administrasi Negara
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Fajar Apriani, S.Sos., M.Si dan Dr. Santi Rande, S.Sos, M.Si

PROSEDUR PENANGANAN SENGKETA KONFLIK PERTANAHAN DI KANTOR WILAYAH BADAN PERTANAHAN NASIONAL PROVINSI KALIMANTAN TIMUR (Hastina Nilasari H)

Submitted by: ,
On: May 28, 2018 @ 6:39 AM
IP: 36.84.231.102

  • Judul artikel eJournal: PROSEDUR PENANGANAN SENGKETA KONFLIK PERTANAHAN DI KANTOR WILAYAH BADAN PERTANAHAN NASIONAL PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
  • Pengarang (nama mhs): Hastina Nilasari H
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis Prosedur Penanganan Sengketa Konflik Pertanahan di Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Kalimantan Timur dan untuk mengetahui dan menganalisis faktor pendukung dan faktor penghambat Prosedur Penanganan Sengketa Konflik Pertanahan di Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Kalimantan Timur. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dan penentuan sumber data menggunakan teknik purposive sampling. طاولة31 Fokus penelitian ini adalah tahapan dalam Prosedur Penanganan Sengketa Konflik Pertanahan beserta Faktor Pendukung dan Faktor Penghambatnya. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara/interview, dokumen/dokumentasi dan triangulasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu Analisis Data Maju Bertahap yang terdiri dari Analisis Domain dan Analisis Taksonomi. ون كارد فوري Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa Prosedur Penanganan Sengketa Konflik Pertanahan di Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Kalimantan Timur belum berjalan dengan baik dalam menyelesaikan kasus pertanahan yang meliputi: (1) Pemeriksaan Berkas Pengaduan; (2) Pengumpulan Data dan Analisis; (3) Pengkajian dan Pemeriksaan Lapangan; (4) Berita Acara Hasil Pemeriksaan Lapangan; (5) Paparan dan Berita Acara Paparan; dan (6) Laporan Penyelesaian Kasus Pertanahan. Adapun faktor pendukung dari pihak internal yaitu fasilitas kantor dan dari pihak eksternal yaitu kelengkapan berkas pemohon. ون كارد مجانا Sedangkan faktor penghambat dari pihak internal yaitu kurangnya jumlah tenaga pelaksana (SDM), akses dan jarak obyek kasus pertanahan yang tidak memadai serta tidak maksimalnya koordinasi antar bidang maupun dengan Kantor Pertanahan dan faktor penghambat dari pihak eksternal yaitu kerja sama pihak terkait yang cenderung tidak membantu.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Pertanahan, Prosedur Penanganan Sengketa Konflik
  • NIM: 1402015004
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2014
  • Program Studi: Ilmu Administrasi Negara
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Djumadi, M.Si (Alm.) dan Dr. Bambang Irawan, M.Si

ANALISIS PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT PASCA PEMILIHAN WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SAMARINDA DI KELURAHAN PELABUHAN TAHUN 2015 (Deliar Noor)

Submitted by: ,
On: May 28, 2018 @ 2:38 AM
IP: 36.84.231.102

  • Judul artikel eJournal: ANALISIS PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT PASCA PEMILIHAN WALIKOTA DAN WAKIL WALIKOTA SAMARINDA DI KELURAHAN PELABUHAN TAHUN 2015
  • Pengarang (nama mhs): Deliar Noor
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Tujuan penelitian ini untuk mengetahui partisipasi politik masyarakat pasca pemilihan walikota dan wakil walikota samarinda di kelurahan pelabuhan tahun 2015 penelitian meliputi prosedur pelayanan, waktu penyelesaian, kompetensi petugas pemberi pelayanan dan faktor penghambat eksternal dan internal. Faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi politik khususnya pemberian suara (voting) hanya sebesar 39,66% (2.260 orang) adalah kesadaran politik menurut tipe wilayah tempat tinggal masyarakat Kelurahan Pelabuhan berada di pertokoan dan perkotaan dan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah terutama dua pasangan calon Pemerintah Kota Samarinda dan tempat pemungutan suara dinyatakan bahwa saat itu dapat dipercaya, tidak, maupun memilih netral. Jadi, belum dapat dipastikan bahwa tipe partisipasi politik di wilayah tersebut apatis atau pasif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kombinasi model campuran tidak berimbang (concurrent embedded) dengan tipe metode kombinasi kuadran IV, yaitu bobot metode kualitatif yang lebih tinggi daripada kuantitatif dengan lambang (QUAL + quan). Teknik pengumpulan data pada metode kualitatif adalah observasi, wawancara, dan studi kepustakaan terhadap sumber data (purposive sampling). Sedangkan teknik pengumpulan data pada metode kuantitatif adalah dokumentasi dan kuesioner (angket) terhadap populasi sampel (random sampling). Teknik analisis data pada metode kuantitatif adalah statistik deskriptif. Sedangkan metode kualitatif adalah model Miles dan Huberman. Kemudian, teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif dengan perbandingan. Kesimpulan faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi politik khususnya pemberian suara (voting) pasca Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Samarinda di Kelurahan Pelabuhan Tahun 2015 berdasarkan kesadaran politik adalah tipe penyelenggaraan pemilihan kepala daerah dan wilayah tempat tinggal. Sedangkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah adalah kualitas penyampaian materi debat publik, hubungan emosional, popularitas pasangan calon dan realisasi program kerja, kualitas proses penyelenggaraan pemilihan kepala daerah berdasarkan pemutakhiran data pemilih dan keberadaan kampanye politik.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Analisis Partisipasi Politik Masyarakat, Pasca Pemilihan Walikota
  • NIM: 1302015242
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2013
  • Program Studi: Ilmu Administrasi Negara
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Farhanuddin Jamanie, M.Si. dan Jauchar B., S.IP., M.Si.

EFEKTIVITAS KEBIJAKAN RELOKASI PEDAGANG KAKI LIMA (PKL) DARI KAWASAN CITRA NIAGA KE GOR SEGIRI KOTA SAMARINDA (Nurul Latifah)

Submitted by: ,
On: May 26, 2018 @ 7:23 AM
IP: 36.83.33.167

  • Judul artikel eJournal: EFEKTIVITAS KEBIJAKAN RELOKASI PEDAGANG KAKI LIMA (PKL) DARI KAWASAN CITRA NIAGA KE GOR SEGIRI KOTA SAMARINDA
  • Pengarang (nama mhs): Nurul Latifah
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas kebijakan relokasi PKL dari Kawasan Citra Niaga ke GOR Segiri Kota Samarinda serta faktor pendukung yang mempengaruhi efektivitas kebijakan tersebut.Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Fokus penelitian untuk Efektivitas Kebijakna Relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) dari Kawasan Citra Niaga ke GOR Segiri Kota Samarinda antara lain : Pencapaian tujuan atau hasil, efisiensi kepuasan kelompok sasaran, daya tanggap client, sistem pemeliharaan, faktor pendukung pada efektivitas kebijakan relokasi pedagang kaki lima (PKL) dari Kawasan Citra Niaga ke GOR Segiri Kota Samarinda. Key informannya yaitu Kepala Bagian Perekonomian Pemerintah Kota Samarinda yang tugasnya berhubungan dengan masalah yang diteliti serta informan lainnya yaitu Satuan Polisi Pamong Praja dan Pedagang Kaki Lima (PKL). Sedangkan teknik pengumpulan data yaitu dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah model interaktif yang dikembangkan oleh Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan relokasi PKL di Kawasan Citra Niaga ke GOR Segiri Kota Samarinda dilihat dari sisi pelaksanaannya dikatakan efektif karena tujuan agar setelah direlokasi penataan kawasan Citra Niaga menjadi lebih indah, rapi, dan nyaman sesuai dengan Peraturan Pemerintah Kota Samarinda Nomor 19 Tahun 2001 tentang Perubahan Pertama Peraturan Daerah Kotamadya Daerah Tingkat II Samarinda Nomor 1 Tahun 1990 tentang Pengaturan dan Pembinaan Pedagang Kaki Lima Dalam Kotamadya Daerah Tingkat II Samarinda. Relokasi PKL tidak memakan banyak biaya. Kualiatas program dari pemerintah kota samarinda sangat baik dalam pelaksanaannya dan tidak membutuhkan waktu yang lama serta tidak banyak menggunakan SDM sehingga bisa di katakan bahwa program pemerintah kota sangan efisien. Kepuasan kebijakan relokasi PKL bisa di katakan hampir semua puas dengan kebijakan pemerintah kota samarinda tersebut. Daya tanggap dari PKL sangat positif dan antusias. Dengan demikian kebijakan Pemerintah Kota Samarinda dikatakan sangat mudah dan berjalan sesuai program kebijakan. sistem pemeliharaan di bagi antara pemerintah kota samarinda dan PKL. Sehingga sistem pemeliharaan dapat berjalan secara terus menerus. Jadi, jika dilihat dari segi pelaksanaannya dengan melihat beberapa faktor yang mendukung dalam pelaksanaan kebijakan tersebut seperti pencapaian tujuan atau hasil, efisiensi, kepuasan kelompok sasaran, daya tanggap client dan sistem pemeliharaan maka kebijakan relokasi tersebut sudah efektif.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Efektivitas Kebijakan Publik, Pedagang Kaki Lima
  • NIM: 1102015015
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2011
  • Program Studi: Ilmu Administrasi Negara
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Farhanuddin Jamanie, M.Si dan Dra. Rosa Anggraeiny, M.Si

UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH MELALUI PUNGUTAN PAJAK SARANG BURUNG WALET OLEH BADAN KEUANGAN DI KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA (Muhammad Syaidul A)

Submitted by: ,
On: May 24, 2018 @ 1:55 AM
IP: 36.84.231.92

  • Judul artikel eJournal: UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH MELALUI PUNGUTAN PAJAK SARANG BURUNG WALET OLEH BADAN KEUANGAN DI KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA
  • Pengarang (nama mhs): Muhammad Syaidul A
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan Upaya Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Melalui Pungutan Pajak Sarang Burung Walet Oleh Badan Keuangan Di Kabupaten Penajam Paser Utara dan untuk mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Jenis penelitian yang digunakan adalah Deskriptif Kualitatif. Fokus penelitian terdiri dari indikator pendataan potensi pajak sarang burung walet, pemberdayaan pajak sarang burung walet, sistem pengendalian dan pengawasan dilapangan, kerjasama dengan asosiasi pengusaha sarang burung walet, pemberian sanksi, faktor pendukung dan penghambat. Key informan dan Informan yaitu Kepala Badan Keuangan, Kepala Bidang Perencanan, Pengendalian dan Pembangunan, Kepala Seksi Perencanaan dan Pengendalian, Kepala Bidang Pendataan, Penetapan, Penagihan dan Administrasi Pembukuan, Kepala Seksi Pendataan, dan para pengusaha bangunan sarang burung walet. Sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara penelitian kepustakaan, penelitian lapangan dari observasi, wawancara dan penelitian dokumen. Analisis Data yang digunakan adalah data model interaktif seperti yang dikemukakan oleh Miles, Huberman dan Sugiyono. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya peningkatan pendapatan asli daerah melalui pungutan pajak sarang burung walet yang dilakukan sudah cukup baik, namun masih ditemui beberapa kendala. Pendataan yang dilakukan Badan Keuangan terdapat 240 pengusaha walet dengan 355 bangunan sarang burung walet yang tersebar di Penajam Paser Utara, tetapi beberapa bangunan ada yang tidak memiliki surat izin mendirikan bangunan. Pemberdayaan yang di lakukan Badan Keuangan Penajam Paser Utara sudah berjalan dengan baik meskipun mendapat kesulitan seperti kurangnya antusias maupun partispasi pengusaha sarang burung walet yang ada. Pengendalian dan pengawasan yang dilakukan belum sepenuhnya berjalan dengan baik karena dalam proses pengawasan yang dilakukan ada beberapa kendala yang di hadapi seperti beberapa bangunan tidak memiliki izin mendirikan bangunan. Kerjasama dengan asosiasi yang terdiri dari pengusaha-pengusaha sarang burung walet di daerah Penajam Paser Utara sebagai mitra untuk mencapai tujuan bersama yaitu meningkatkan pendapatan asli daerah melalui pungutan pajak sarang burung walet tersebut. Sanksi yang diberikan Badan Keuangan untuk penyalahgunaan izin bangunan atau izin pengelolaan dan pengusahaan sarang burung walet akan diberikan sanksi berupa sanksi administratif, pencabutan izin pengelolaan, Sanksi ancaman pidana dan penyitaan bangunan sarang burung walet yang ada, namun sampai saat ini belum ada sanksi berat yang diberikan seperti pencabutan izin, ancaman pidana ataupun penyitaan bangunan sarang burung walet.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Upaya peningkatan PAD, Pajak sarang burung walet, Badan Keuangan.
  • NIM: 1202015004
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2012
  • Program Studi: Ilmu Administrasi Negara
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Djumadi, M.Si. (Alm) dan Dini Zulfiani, S.sos, M.Si

PERAN KEPALA DESA DALAM PEMBERDAYAAN USAHA KECIL DAN MENENGAH DI DESA GAS ALAM KECEMATAN MUARA BADAK KABUPATEN KUKAR (Ni Ayu Silvy Aprillia)

Submitted by: ,
On: May 23, 2018 @ 6:38 AM
IP: 36.84.231.80

  • Judul artikel eJournal: PERAN KEPALA DESA DALAM PEMBERDAYAAN USAHA KECIL DAN MENENGAH DI DESA GAS ALAM KECEMATAN MUARA BADAK KABUPATEN KUKAR
  • Pengarang (nama mhs): Ni Ayu Silvy Aprillia
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi Peran Kepala Desa Dalam Pemberdayaan Usaha Kecil dan menengah Di Desa Gas Alam Badak 1 Kecamatan Muara Badak kabupaten Kutai kartanegara dan untuk Menganalisis apa saja faktor penghambat Peran Kepala Desa Dalam Pemberdayaan Usaha Kecil dan Menengah Di Desa Gas Alam Badak 1 Kecamatan Muara Badak Kabupaten Kutai kartanegara. Metode Penelitian ini yaitu menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Fokus penelitian ini yaitu meliputi Meningkatkan kapasitas dan fasilitas, melakukan penyuluhan terhadap pemberdayaan usaha kecil, melakukan evaluasi terhadap masyarakat dan faktor penghambat peran kepala desa dalam pemberdayaan usaha kecil dan menengah di desa gas alam badak 1 kecamatan muara badak kabupaten kutai kartanegara. Sumber data primer dalam penelitian ini terdiri atas key informan yaitu kepala desa dan informan penelitian yakni ketua usaha amplang dan anggota usaha pentol yang diperoleh melalui metode purposive sampling. Data dikumpulkan melalui teknik observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan yaitu model interaktif yang terdiri dari kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kesimpulan dari hasil penelitian, dapat diketahui bahwa pada peran kepala desa dalam pemberdayaan usaha kecil dan menengah di desa gas alam badak 1 kecamatan muara badak kabupaten kutai kartanegara belum berjalan maksimal sebagaimana mestisnya hal ini terlihat dari kurangnya.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Peran kepala desa, pemberdayaan usaha kecil dan menengah
  • NIM: 1302015252
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2013
  • Program Studi: Ilmu Administrasi Negara
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. Hj. AjiRatnaKusuma dan Hj. Hariati, S.Sos, M.Si