Analisis Faktor Pendukung dan Penghambat Efektivitas Program Bapak Bunda Asuh Anak Stunting Lima Paket Pantas (Bakti Pantas) di Kecamatan Sanga-Sanga (Gatra Wahyudi)

Submitted by: ,
On: Aug 12, 2026 @ 1:25 AM
IP: 103.187.89.128

  • Judul artikel eJournal: Analisis Faktor Pendukung dan Penghambat Efektivitas Program Bapak Bunda Asuh Anak Stunting Lima Paket Pantas (Bakti Pantas) di Kecamatan Sanga-Sanga
  • Pengarang (nama mhs): Gatra Wahyudi
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan di Indonesia, termasuk di Kabupaten Kutai Kartanegara, karena berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta kualitas sumber daya manusia di masa depan. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui program Bapak Bunda Asuh Anak Stunting Lima Paket Pantas (Bakti Pantas) berupaya menurunkan prevalensi stunting sesuai amanat Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor pendukung dan faktor penghambat pelaksanaan Program Bakti Pantas di Kecamatan Sanga-Sanga. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara terstruktur, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman dan Saldana yang mencakup pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Bakti Pantas akan berhasil dan berjalan dengan baik apabila didukung dengan adanya komintem pemerintah, dukungan dari tenaga kesehatan dan kader posyandu, dukungan lintas sektor, partisipasi masyarakat, dan pemberian paket intervensi terpadu. Akan tetapi, masih terdapat hambatan dalam pelaksanaannya berupa keterbatasan sumber daya, koordinasi antarinstansi yang masih belum efektif, rendahnya partisipasi masyarakat, dan kondisi geografis dan aksesibilitas wilayah yang menghambat pendistribusian layanan dan pendampingan secara merata. Faktor-faktor tersebut mengindikasikan perlunya pendekatan integratif dan kolaboratif lintas sektor agar program dapat berjalan lebih optimal. Kesimpulannya, meskipun telah dilakukan upaya nyata berupa paket intervensi gizi, kesehatan, hingga dukungan lintas sektor, pelaksanaan Program Bakti Pantas belum sepenuhnya berjalan efektif dan masih perlu dilakukan penguatan kolaborasi dan pemberdayaan masyarakat.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Balita, Bakti Pantas, Stunting, Efektivitas
  • NIM: 2202016016
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2022
  • Program Studi: Administrasi Publik
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Kus Indarto, M.AP.
  • Nama eJournal: eJournal Administrasi Publik
  • Volume: 14
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2026
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Jurnal Gatra Wahyudi (08-12-26-01-25-57).pdf (417 kB)

Pengawasan Pengelolaan Penerangan Jalan Umum di Kelurahan Mugirejo oleh Dinas Perhubungan Kota Samarinda (Aminah Nur Umaya Syah)

Submitted by: ,
On: Aug 6, 2026 @ 8:04 AM
IP: 103.187.89.128

  • Judul artikel eJournal: Pengawasan Pengelolaan Penerangan Jalan Umum di Kelurahan Mugirejo oleh Dinas Perhubungan Kota Samarinda
  • Pengarang (nama mhs): Aminah Nur Umaya Syah
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pengawasan Dinas Perhubungan Kota Samarinda dalam pengelolaan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kelurahan Mugirejo serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi penghambat pengawasan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan yaitu pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Perhubungan Kota Samarinda telah melaksanakan pengawasan menggunakan tiga tipe pengawasan berdasarkan teori Usman Effendi, namun pelaksanaannya masih belum optimal, yaitu: a. Pengawasan pendahuluan (feed forward control), dilaksanakan adanya perencanaan, anggaran, dan sumber daya, b. Pengawasan secara bersamaan (concurrent control), dilaksanakan melalui pemantauan langsung, Adanya sistem pelaporan berbasis teknologi (aplikasi SISTER’S), responsivitas penangan kerusakan. c. Pengawasan umpan balik (feedback control), dilaksanakan melalui pemantauan kembali dan evaluasi. Dalam melakukan pengawasan masih terdapat beberapa. faktor penghambat yaitu keterbatasan anggaran, kondisi sarana operasional yang tidak memadai, keterbatasan sumber daya manusia, pencurian dan vandalisme komponen PJU, kondisi cuaca yang menghambat perbaikan, serta kurangnya kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan saluran pelaporan yang tersedia, sehingga masih terdapat lampu PJU yang padam dalam waktu lama dan respons perbaikan yang belum sepenuhnya memuaskan masyarakat.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Pengawasan, Penerangan Jalan Umum, Pengelolaan
  • NIM: 2202016055
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2022
  • Program Studi: Administrasi Publik
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Hj. Hariati, S.Sos., M.Si.
  • Nama eJournal: eJournal Administrasi Publik
  • Volume: 14
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2026
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Jurnal Aminah Nur Umaya Syah (08-06-26-08-04-18).pdf (432 kB)

Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara Nomor 4 Tahun 2021 Tentang Pengelolaan Sampah Di Kecamatan Penajam (Rini Warniati)

Submitted by: ,
On: Jul 29, 2026 @ 6:20 AM
IP: 103.187.89.128

  • Judul artikel eJournal: Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara Nomor 4 Tahun 2021 Tentang Pengelolaan Sampah Di Kecamatan Penajam
  • Pengarang (nama mhs): Rini Warniati
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan dan apa saja faktor penghambat pelaksanaan peraturan daerah kabupaten penajam paser utara nomor 4 tahun 2021 tentang pengelolaan sampah di kecamatan penajam. Metode yang digunakan dalam menentukan informan yaitu menggunakan purposive sampling. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, yaitu Metode ini digunakan dengan cara mendepskripsikan serta menganalisis data yang telah diperoleh dan selanjutnya dijabarkan dalam bentuk penjelasan sebenarnya. Temuan studi mengidentifikasi bahwa hambatan utama implementasi kebijakan mencakup komunikasi yang belum optimal, keterbatasan sumber daya manusia dan sarana, serta minimnya anggaran operasional. Sebaliknya, aspek disposisi aparatur menunjukkan hasil yang positif, dibuktikan dengan komitmen dan responsivitas tinggi dalam mengatasi kendala lapangan. Meski demikian, birokrasi yang tertata belum cukup mampu menutupi hambatan teknis berupa tingginya frekuensi kerusakan armada. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan perlunya pemberian insentif ekonomi untuk merangsang partisipasi masyarakat, prioritas penganggaran bagi pemeliharaan aset, serta digitalisasi sistem pengelolaan sampah.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Implementasi Kebijakan, Pengelolaan Sampah, Peraturan Daerah, Perilaku Masyaraka
  • NIM: 1902016033
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2019
  • Program Studi: Administrasi Publik
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Cathas Teguh Prakoso, M.Si.
  • Nama eJournal: eJournal Administrasi Publik
  • Volume: 14
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2026
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Jurnal Rini Warniati (07-29-26-06-20-16).pdf (367 kB)

Faktor Penghambat Dalam Penyelenggaran Pelayanan Publik di Kantor Kecamatan Samarinda Ulu Kota Samarinda (Feodora Natalia)

Submitted by: ,
On: Jul 24, 2026 @ 4:05 AM
IP: 103.187.89.128

  • Judul artikel eJournal: Faktor Penghambat Dalam Penyelenggaran Pelayanan Publik di Kantor Kecamatan Samarinda Ulu Kota Samarinda
  • Pengarang (nama mhs): Feodora Natalia
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penyelenggaraan pelayanan publik di tingkat kecamatan sejatinya dituntut untuk berjalan secara efektif, efisien, dan responsif guna memberikan dampak nyata terhadap pemenuhan kebutuhan dan harapan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penghambat dalam pelayanan publik di Kecamatan Samarinda Ulu Kota Samarinda. Penelitian ini mengunakan metode pendekatan deksriptif kualitatif melalui fokus penelitian yaitu faktor penghambat dalam penyelenggaran pelayanan publik kepada masyarakat. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi dengan analisis data yang diterapkan yaitu model interaktif. Temuan pada penelitian ini terdapat beberapa faktor penghambat dalam penyelenggaran tersebut meliputi 1) terbatasnya fasilitas bagi kelompok rentan dan gangguan teknis dalam pemberian layanan kepada masyarakat; 2) informasi standar pelayanan yang tidak memadai; dan 3) Kecamatan Samarinda Ulu belum menjadi prioritas kecamatan oleh Pemerintah Kota Samarinda pada program kecamatan digital.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Faktor Penghambat, Pelayanan Publik, Masyarakat
  • NIM: 2102016020
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2021
  • Program Studi: Administrasi Publik
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Thalita Rifda Khaerani, S.A.P., M.Si.
  • Nama eJournal: eJournal Administrasi Publik
  • Volume: 14
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2026
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Jurnal Feodora Natalia (07-24-26-04-05-43).pdf (376 kB)

Pengaruh E-Presensi Pegawai Terhadap Disiplin Kerja di Kelurahan Gunung Lingai Kecamatan Sungai Pinang (Achmar Nur Tasjid)

Submitted by: ,
On: Jul 24, 2026 @ 3:05 AM
IP: 103.187.89.128

  • Judul artikel eJournal: Pengaruh E-Presensi Pegawai Terhadap Disiplin Kerja di Kelurahan Gunung Lingai Kecamatan Sungai Pinang
  • Pengarang (nama mhs): Achmar Nur Tasjid
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh E-Presensi Pegawai terhadap Disiplin Kerja di Kelurahan Gunung Lingai Kecamatan Sungai Pinang. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada penerapan sistem e-presensi berbasis pengenalan wajah (face recognition) sebagai upaya meningkatkan disiplin kerja pegawai, namun masih ditemukan kasus keterlambatan dan ketidakhadiran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan seluruh pegawai Kelurahan Gunung Lingai yang berjumlah 14 orang sebagai sampel jenuh. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi terstruktur, kuesioner, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas Shapiro-Wilk, uji linearitas, regresi linear sederhana, uji t, dan koefisien determinasi (R²) dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa E-Presensi Pegawai berpengaruh positif dan signifikan terhadap Disiplin Kerja Pegawai, dibuktikan dengan nilai t hitung sebesar 11,361 lebih besar dari t tabel sebesar 2,179 pada tingkat signifikansi 0,000 < 0,05. Hasil analisis regresi linear sederhana menghasilkan persamaan Y = -3,490 + 0,743X, yang menunjukkan hubungan positif antara e-presensi dan disiplin kerja. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,915 atau 91,5% menunjukkan bahwa disiplin kerja pegawai dipengaruhi oleh variabel e-presensi sebesar 91,5%, sedangkan sisanya 8,5% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini, seperti motivasi kerja, gaya kepemimpinan, kompensasi, dan lingkungan kerja. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan e-presensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin kerja pegawai di Kelurahan Gunung Lingai Kecamatan Sungai Pinang.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): E-Presensi Pegawai, Disiplin Kerja, Pelayanan Publik, Aparatur Pemerintah
  • NIM: 2202016081
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2022
  • Program Studi: Administrasi Publik
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. H. Saipul, M.Si.
  • Nama eJournal: eJournal Administrasi Publik
  • Volume: 14
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2026
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Jurnal Achmar Nur Tasjid (07-24-26-03-05-23).pdf (428 kB)

Implementasi Program Pelatihan Kecakapan Hidup oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur dalam Meningkatkan Keterampilan Pemuda di Kota Samarinda (Novalin Delvia Sari)

Submitted by: ,
On: Jul 16, 2026 @ 7:43 AM
IP: 103.187.89.128

  • Judul artikel eJournal: Implementasi Program Pelatihan Kecakapan Hidup oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur dalam Meningkatkan Keterampilan Pemuda di Kota Samarinda
  • Pengarang (nama mhs): Novalin Delvia Sari
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Pengembangan keterampilan pemuda melalui program pelatihan kecakapan hidup merupakan salah satu strategi pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Artikel ini mengkaji implementasi Program Pelatihan Kecakapan Hidup oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur di Kota Samarinda serta faktor penghambat pelaksanaannya. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan fokus penelitian model kesesuaian implementasi program David C. Korten, meliputi kesesuaian antara program dengan pemanfaat, program dengan organisasi pelaksana, dan kelompok pemanfaat dengan organisasi pelaksana. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan sumber data primer dari wawancara bersama pihak dinas, mitra kerja, dan peserta program. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan implementasi Program Pelatihan Kecakapan Hidup di Kota Samarinda telah berjalan cukup baik. Kesesuaian antara program dengan pemanfaat terlihat dari relevansi materi pelatihan, seperti personal branding dan digital marketing yang sesuai dengan kebutuhan pemuda. Kesesuaian antara program dengan organisasi pelaksana tercermin dari pembagian tugas yang jelas antara Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur, event organizer, dan pemerintah kecamatan, serta dukungan sarana dan prasarana yang memadai. Kesesuaian antara kelompok pemanfaat dengan organisasi pelaksana terlihat dari kemudahan persyaratan peserta dan respon positif peserta terhadap pelaksanaan pelatihan, meskipun terdapat kendala pada sistem pendaftaran digital. Faktor penghambat implementasi program meliputi keterbatasan anggaran yang membatasi kapasitas program, kurang optimalnya koordinasi dan dukungan fasilitas antar lembaga, minimnya tindak lanjut dan pendampingan pasca pelatihan. Sehingga diperlukan penguatan sumber daya, koordinasi kelembagaan, dan keberlanjutan program agar manfaat pelatihan dapat dirasakan lebih optimal oleh pemuda
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Implementasi Program, Pelatihan Kecakapan Hidup, Keterampilan Pemuda
  • NIM: 2202016057
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2022
  • Program Studi: Administrasi Publik
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. Hj. Aji Ratna Kusuma, M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Administrasi Publik
  • Volume: 14
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2026
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Jurnal Novalin Delvia Sari (07-16-26-07-43-58).pdf (378 kB)

Implementasi Peraturan Wali Kota Samarinda Nomor 49 Tahun 2023 Tentang Kawasan Tertib Lalu Lintas di Kota Samarinda (Studi di Jalan Pahlawan) (Sabilla Sintha Azzahra)

Submitted by: ,
On: Jul 15, 2026 @ 4:59 AM
IP: 103.187.89.128

  • Judul artikel eJournal: Implementasi Peraturan Wali Kota Samarinda Nomor 49 Tahun 2023 Tentang Kawasan Tertib Lalu Lintas di Kota Samarinda (Studi di Jalan Pahlawan)
  • Pengarang (nama mhs): Sabilla Sintha Azzahra
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Implementasi kawasan tertib lalu lintas di Jalan Pahlawan Kota Samarinda masih menghadapi berbagai tantangan dalam mewujudkan keamanan, ketertiban, kelancaran, dan keselamatan lalu lintas. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis implementasi Peraturan Wali Kota Samarinda Nomor 49 Tahun 2023 Tentang Kawasan Tertib Lalu Lintas di Kota Samarinda (Studi di Jalan Pahlawan) serta mendeskripsikan faktor penghambatnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini melalui purposive sampling untuk menentukan informan yang terdiri dari Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan Dinas Perhubungan Kota Samarinda, Satlantas Polresta Samarinda, dan masyarakat pengguna jalan Pahlawan. Teknik analisis data yang digunakan adalah model yang dikembangkan oleh Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Implementasi Peraturan Wali Kota Samarinda Nomor 49 Tahun 2023 Tentang Kawasan Tertib Lalu Lintas di Kota Samarinda (Studi di Jalan Pahlawan) belum berjalan dengan baik, berdasarkan analisis menggunakan model implementasi kebijakan dengan indikator standar dan sasaran kebijakan, sumber daya, karakteristik organisasi pelaksana, komunikasi, sikap para pelaksana, lingkungan ekonomi, sosial, dan politik. Adapun yang menjadi faktor penghambat adalah rendahnya kesadaran dan kepatuhan masyarakat, belum optimalnya pengawasan dan penindakan di lapangan serta tingginya aktivitas sosial dan ekonomi di Jalan Pahlawan
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Implementasi Kebijakan, Kawasan Tertib Lalu Lintas, Pelanggaran Lalu Lintas
  • NIM: 2202016049
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2022
  • Program Studi: Administrasi Publik
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Kus Indarto, M.AP.
  • Nama eJournal: eJournal Administrasi Publik
  • Volume: 14
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2026
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Jurnal Sabilla Sintha Azzahra (07-15-26-04-59-03).pdf (505 kB)

Implementasi Program Intervensi Spesifik dan Sensitif Penurunan Stunting Di Kota Samarinda (Muhammad Haidil Rivaldiansyah)

Submitted by: ,
On: Jul 15, 2026 @ 2:28 AM
IP: 103.187.89.128

  • Judul artikel eJournal: Implementasi Program Intervensi Spesifik dan Sensitif Penurunan Stunting Di Kota Samarinda
  • Pengarang (nama mhs): Muhammad Haidil Rivaldiansyah
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Angka kondisi stunting di Kota Samarinda yang belum menunjukkan penurunanan signifikan mendorong pemerintah Kota Samarinda melakukan upaya penurunan kondisi stunting melalui pelaksanaan program intervensi spesifik dan intervensi sensitif. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis implementasi program intervensi spesifik dan sensitif penurunan stunting di Kota Samarinda dan mendeskripsikan faktor penghambatnya. Adapun penelitian yang dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif deksriptif. Analisis data yang dilakukan secara deskriptif dan interaktif oleh Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program intervensi spesifik dan sensitif di Kota Samarinda belum berjalan secara optimal, sebab komunikasi yang terjalin belum secara jelas dan tepat dilaksanakan sehingga menimbulkan kebingungan pada masing-masing sektor pelaksana, di satu sisi dukungan sumber daya yang belum sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan di lapangan juga mempengaruhi pelaksanaan program intervensi. Walaupun demikian komitmen secara positif telah terbentuk pada Dinas Kesehatan Kota, puskesmas, dan posyandu serta Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Samarinda dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Samarinda sebagai pelaksana intervensi, demikian pada pembagian wewenang dan irisan dari masing-masing intervensi melalui Perwali Kota Samarinda Nomor 45 Tahun 2023 membantu dan memudahkan pelaksana intervensi dalam menentukan upaya yang akan dilakukan sesuai peran dan fungsinya. Di satu sisi pelaksanaan program intervensi spesifik dan sensitif masih dihadapkan pada beberapa hambatan seperti alur komunikasi yang belum jelas, ketersediaan tenaga pelaksana dan anggaran, serta pada kurangnya partisipasi aktif masyarakat dan pemahaman masyarakat terhadap kepentingan pelaksanaan program intervensi spesifik dan sensitif penurunan stunting
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): implementasi, kebijakan stunting, intervensi spesifik, intervensi sensitif, kota
  • NIM: 2202016020
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2022
  • Program Studi: Administrasi Publik
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Kus Indarto, S.Sos., M.AP
  • Nama eJournal: eJournal Administrasi Publik
  • Volume: 14
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2026
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Jurnal Muhammda Haidil Rivaldiansyah (07-15-26-02-28-10).pdf (433 kB)

Implementasi Peraturan Bupati Kutai Kartanegara Nomor 87 Tahun 2023 tentang Pembentukan Desa Persiapan Loa Duri Seberang di Kecamatan Loa Janan (Septiani Ayu Wulandari)

Submitted by: ,
On: Jul 7, 2026 @ 3:27 AM
IP: 103.187.89.128

  • Judul artikel eJournal: Implementasi Peraturan Bupati Kutai Kartanegara Nomor 87 Tahun 2023 tentang Pembentukan Desa Persiapan Loa Duri Seberang di Kecamatan Loa Janan
  • Pengarang (nama mhs): Septiani Ayu Wulandari
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Proses penelitian yang penulis lakukan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang mengacu pada teori implementasi kebijakan Van Meter dan Van Horn. Data dikumpulkan dengan observasi, wawancara, serta dokumentasi dengan pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan pembentukan Desa Persiapan Loa Duri Seberang telah berjalan cukup baik sesuai dengan amanat yang tertulis dalam Peraturan Bupati Kutai Kartanegara Nomor 87 Tahun 2023. Implementasi kebijakan tersebut telah berjalan sesuai standar dan sasaran yang tepat, sumber daya memadai, komunikasi dan koordinasi yang baik antara DPMD, kecamatan, desa induk, dan desa persiapan, serta dukungan sosial, ekonomi, dan politik dari pihak masyarakatnya. Tetapi, terdapat beberapa hambatan berupa terbatasnya anggaran pembangunan, dan rendahnya partisipasi pemuda. Secara keseluruhan, kebijakan ini telah memberikan dampak yang positif terhadap pelayanan publik dan pembangunan desa melalui sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan masyarakat menuju terwujudnya pemerintahan desa yang mandiri.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Pembentukan Desa Persiapan, Penataan Desa, Otonomi Daerah
  • NIM: 2202016032
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2022
  • Program Studi: Administrasi Publik
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Cathas Teguh Prakoso, M.Si.
  • Nama eJournal: eJournal Administrasi Publik
  • Volume: 14
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2026
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Jurnal Septiani Ayu Wulandari (07-07-26-03-27-37).pdf (438 kB)

Implementasi Sistem Penilaian Kinerja Pegawai (SKP) di Kantor Camat Sebulu Kabupaten Kutai Kartanegara (Muhammad Fikrie Adhyaksa)

Submitted by: ,
On: Jul 6, 2026 @ 3:38 AM
IP: 103.187.89.128

  • Judul artikel eJournal: Implementasi Sistem Penilaian Kinerja Pegawai (SKP) di Kantor Camat Sebulu Kabupaten Kutai Kartanegara
  • Pengarang (nama mhs): Muhammad Fikrie Adhyaksa
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi sistem Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) di Kantor Camat Sebulu Kabupaten Kutai Kartanegara serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pedekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan Model Analisis Interaktif Miles, Huberman, dan Saldana (2014). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi sistem Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) telah dilaksanakan melalui tahap perencanaan kinerja, pelaksanaan dan pemantauan kinerja, penilaian kinerja, serta tindak lanjut sesuai dengan Peraturan Menteri PANRB Nomor 6 Tahun 2022. Pada tahap perencanaan kinerja masih ditemukan keterbatasan pemahaman pegawai dalam menyusun indikator dan target kinerja. Pada tahap pelaksanaan dan pemantauan kinerja telah didukung oleh penggunaan aplikasi e-Kinerja dalam proses pelaporan dan pemantauan kinerja, namun masih terdapat ketidaksesuaian antara rencana kerja dan pelaksanaan tugas di lapangan. Pada tahap penilaian kinerja, proses penilaian telah dilakukan melalui aplikasi e-Kinerja oleh atasan langsung, namun sebagian pegawai belum memahami secara rinci hasil penilaian yang diberikan. Sementara itu, tindak lanjut hasil penilaian berupa evaluasi, pembinaan, serta penerapan pemberian penghargaan dan hukuman belum dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan. Faktor penghambat implementasi sistem Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) meliputi aspek komunikasi yang belum berjalan optimal, keterbatasan sumber daya manusia, perbedaan komitmen pegawai dalam pelaksanaan SKP, serta kurangnya konsistensi pemantauan, pembinaan, dan tindak lanjut hasil penilaian kinerja.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Sasaran Kinerja Pegawai, e-Kinerja, Penilaian Kinerja
  • NIM: 1902016010
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2019
  • Program Studi: Administrasi Publik
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Bulan Erika Bato S.Sos, M.A.P
  • Nama eJournal: eJournal Administrasi Publik
  • Volume: 14
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2026
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Jurnal Muhammad Fikrie Adhyaksa (07-06-26-03-38-29).pdf (365 kB)