Formulasi Strategi Dinas Kesehatan dalam Pengurangan Stunting pada Balita di Kota Bontang (Tiara Nur Haliza)

Submitted by: ,
On: Sep 3, 2026 @ 3:30 AM
IP: 103.187.89.128

  • Judul artikel eJournal: Formulasi Strategi Dinas Kesehatan dalam Pengurangan Stunting pada Balita di Kota Bontang
  • Pengarang (nama mhs): Tiara Nur Haliza
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Stunting merupakan salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang masih menjadi prioritas penanganan di Indonesia karena berdampak terhadap kualitas sumber daya manusia. Kota Bontang masih menghadapi tantangan dalam upaya menurunkan prevalensi stunting sehingga diperlukan strategi yang lebih tajam untuk mempercepat upaya pengurangan stunting. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi Dinas Kesehatan Kota Bontang dalam pengurangan stunting pada balita melalui pendekatan manajemen strategi. Penelitian menggunakan metode mixed methods dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Analisis data dilakukan menggunakan analisis SWOT untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal, serta uji litmus untuk menentukan prioritas strategi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa alternatif strategi yang kemudian diprioritaskan melalui uji litmus yang dapat diterapkan Dinas Kesehatan dalam pelaksanaan upaya pengurangan stunting di Kota Bontang. Strategi prioritas tersebut meliputi mengembangkan program lokal yang sesuai kebutuhan daerah menggunakan fasilitas dan SDM daerah, penetapan kebijakan lokal agar keterlibatan masyarakat menjadi bagian dari tanggung jawab bersama, pengembangan edukasi berbasis komunitas yang menyesuaikan budaya dan kondisi lokal untuk mengatasi pola asuh dan minimnya kesadaran, serta optimalisasi program PMT berbasis pangan lokal berkualitas.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Stunting, Formulasi strategi, SWOT, Uji litmus, Dinas Kesehatan Kota Bontang
  • NIM: 1902016004
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2019
  • Program Studi: Administrasi Publik
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Thalita Rifda Khaerani, S.A.P., M.Si.
  • Nama eJournal: eJournal Administrasi Publik
  • Volume: 14
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2026
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Jurnal Tiara Nur Haliza (09-03-26-03-30-17).pdf (392 kB)

Penerapan E-Government Melalui Aplikasi Identitas Kependudukan Digital di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Samarinda (Siti Nur Ramadhania)

Submitted by: ,
On: Sep 1, 2026 @ 6:13 AM
IP: 103.187.89.128

  • Judul artikel eJournal: Penerapan E-Government Melalui Aplikasi Identitas Kependudukan Digital di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Samarinda
  • Pengarang (nama mhs): Siti Nur Ramadhania
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Sebagai bagian dari penerapan e-Government, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri menghadirkan aplikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai bentuk digital dari KTP-el untuk meningkatkan kemudahan akses layanan administrasi kependudukan dan efisiensi pelayanan publik. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan e-Government melalui aplikasi IKD di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Samarinda serta faktor pendukung dan faktor penghambatnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan kerangka teori Harvard JFK School of Government dalam Indrajit (2016), yaitu Support, Capacity, dan Value. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan e-Government melalui aplikasi IKD belum optimal. Pada aspek capacity, penerapan IKD didukung oleh anggaran APBD, infrastruktur teknologi, dan kompetensi SDM, namun masih terdapat kendala pada sistem aplikasi yang menjadi kewenangan pemerintah pusat. Pada aspek support, sosialisasi dan kelembagaan operasional telah berjalan, tetapi jangkauannya belum merata. Sementara itu, pada aspek value, IKD telah memberikan kemudahan administrasi kependudukan, namun pemanfaatannya belum optimal karena belum seluruh instansi menyediakan fitur pembaca IKD. Penelitian ini merekomendasikan penguatan regulasi, peningkatan sistem dan fitur aplikasi IKD, pemerataan sosialisasi, serta penguatan kerja sama antarinstansi agar penerapan IKD berjalan lebih optimal.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): e-Government, Identitas Kependudukan Digital, Pelayanan Administrasi Kependuduka
  • NIM: 2002016080
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2020
  • Program Studi: Administrasi Publik
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dyah Rahayuning Perwitasari, S.I.P., M.A.P.
  • Nama eJournal: eJournal Administrasi Publik
  • Volume: 14
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2026
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Jurnal Siti Nur Ramadhania (09-01-26-06-13-02).pdf (433 kB)

Analisi Kolaborasi Lintas Sektor dalam Pencegahan Stunting pada Remaja Putri di Kecamatan Samarinda Ulu (Alya Putri Yasar)

Submitted by: ,
On: Sep 1, 2026 @ 2:48 AM
IP: 103.187.89.128

  • Judul artikel eJournal: Analisi Kolaborasi Lintas Sektor dalam Pencegahan Stunting pada Remaja Putri di Kecamatan Samarinda Ulu
  • Pengarang (nama mhs): Alya Putri Yasar
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kolaborasi lintas sektor antara Puskesmas Juanda dan sektor Pendidikan dalam upaya pencegahan stunting pada remaja putri diwilayah kerja Puskesmas Juanda Kecamatan Samarinda Ulu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis penelitian menggunakan teori collaborative governance Ansell dan Gash (2008) serta menggunkaan teori Edward III. Hasil penelitian menunjukkan kolaborasi lintas sektor telah berjalan dengan baik melalui program Aksi Bergizi yang meliputi pemberian Tablet Tambah Darah (TTD), edukasi gizi, dan pemantauan Kesehatan remaja putri. Kolaborasi ditunjukkan melalui dialog tatap muka yang dilakukan secara rutin, kepercayaan antar aktor, komitmen pelaksanaan, serta kesamaan pemahaman mengenai pentingnya pencegahan stunting. Informan menyatakan adanya peningkatan pemahaman remaja mengenai anemia, stunting, dan pentingnya konsumsi TTD. Faktor penghambat kolaborasi meliputi komunikasi, sumber daya, dan disposisi. Dengan hambatan yang paling dominan yaitu disposisi dikarenakan masih rendahnya kesadaran dan kepatuhan sebagaian remaja putri dalam mengonsumsi TTD secara rutin. Temuan penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan kolaborasi belum sepenuhnya mampu menghasilkan perubahan perilaku pada kelompok sasaran.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Collaborative Governance, Implementasi Kebijakan, Stunting, Kolaborasi Lintas Se
  • NIM: 2202016091
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2022
  • Program Studi: Administrasi Publik
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Thalita Rifda Khaerani, S.A.P., M.Si
  • Nama eJournal: eJournal Administrasi Publik
  • Volume: 14
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2026
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Jurnal Alya Putri Yasar (09-01-26-02-48-04).pdf (480 kB)

Pengelolaan Layanan Lampu Penerangan Jalan Umum di Kelurahan Sambutan Kota Samarinda (Karina Septiani)

Submitted by: ,
On: Aug 20, 2026 @ 7:15 AM
IP: 103.187.89.128

  • Judul artikel eJournal: Pengelolaan Layanan Lampu Penerangan Jalan Umum di Kelurahan Sambutan Kota Samarinda
  • Pengarang (nama mhs): Karina Septiani
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penerangan jalan (PJU) merupakan infrastruktur penting yang meningkatkan keselamatan lalu lintas, mencegah kejahatan, dan mendorong aktivitas ekonomi di malam hari. Namun demikian, di Kelurahan Sambutan, Kota Samarinda, penyediaan layanan penerangan jalan masih kurang memadai, seperti yang ditunjukkan oleh banyaknya jalan yang tidak berlampu dan kerusakan fasilitas yang belum teratasi. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dan mengevaluasi pengelolaan layanan penerangan jalan di Kelurahan Sambutan sekaligus mengenali faktor-faktor yang menghambat pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif berdasarkan kerangka kerja manajemen POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) George R. Terry. Metode pengumpulan data melibatkan wawancara, observasi lapangan, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan kerangka analitis yang dibuat oleh Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil Penelitian menunjukkan adanya kesenjangan antara kebijakan Dinas Perhubungan dan situasi aktual. Meskipun perencanaan dan struktur organisasi telah terbentuk, implementasi dan pengawasan masih terkendala oleh respon perbaikan yang lamban serta lemahnya validasi kondisi riil di titik-titik rawan. Efektivitas pengelolaan semakin terhambat oleh faktor eksternal seperti pencurian komponen, kerusakan akibat cuaca, serta kendala operasional berupa keterbatasan suku cadang. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan digitalisasi sistem pengaduan, peningkatan frekuensi patroli lapangan, dan perbaikan manajemen logistik guna mempercepat pemulihan layanan public.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Pengelolaan, Penerangan Jalan Umum (PJU), Pelayanan Publik, Dinas Perhubungan
  • NIM: 1902016107
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2019
  • Program Studi: Administrasi Publik
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Cathas Teguh Prakoso, M.Si.
  • Nama eJournal: eJournal Administrasi Publik
  • Volume: 14
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2026
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Jurnal Karina Septiani (08-20-26-07-15-22).pdf (388 kB)

Evaluasi Program Layanan Samarinda Siaga 112 dalam Penanggulangan Gawat Darurat oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Samarinda (Muhammad Rinaldy)

Submitted by: ,
On: Aug 19, 2026 @ 7:30 AM
IP: 103.187.89.128

  • Judul artikel eJournal: Evaluasi Program Layanan Samarinda Siaga 112 dalam Penanggulangan Gawat Darurat oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Samarinda
  • Pengarang (nama mhs): Muhammad Rinaldy
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas program layanan Samarinda Siaga 112 dalam penanggulangan gawat darurat oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Samarinda. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Fokus penelitian ini pada evaluasi program layanan Samarinda Siaga 112 dengan sub fokus Context, Input, Process, Product (CIPP). Sumber data primer yaitu Kepala Bidang Aplikasi dan Layanan E-Goverment, informan lainnya Supervisor Samarinda Siaga 112, Tim Lapangan dan masyarakat pengguna layanan Samarinda Siaga 112. Sumber data sekunder diperoleh berupa dokumen, foto, arsip, dan laporan resmi. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan program layanan Samarinda Siaga 112 sudah cukup efektif dalam menangani keadaan gawat darurat di Kota Samarinda yang dapat dilihat pada aspek context, hadirnya layanan ini telah tepat guna menjawab kebutuhan masyarakat Kota Samarinda akan tingginya kebutuhan layanan gawat darurat. Pada aspek input cukup baik meskipun belum optimal karena keterbatasan sumber daya sehingga adanya tumpang tindih tugas, perlunya rekrutmen tambahan, sarana prasarana yang perlu diperbarui, pelatihan medis menggunakan biaya pribadi dan gaji pegawai di bawah standar UMK kota Samarinda. Pada aspek process masih terkendala dengan adanya gangguan jaringan, panggilan iseng dan beberapa instansi yang ego sektoral sehingga menyebabkan susahnya koordinasi. Pada aspek product meningkatnya kepuasan masyarakat dalam menggunakan layanan Samarinda Siaga 112 yang dilihat dari Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) tahun 2023-2024 meskipun ditemukan masih ada masyarakat yang belum mengetahui tentang layanan Samarinda Siaga 112.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Evaluasi Program, Samarinda Siaga 112, Layanan Gawat Darurat
  • NIM: 2202016073
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2022
  • Program Studi: Administrasi Publik
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Kus Indarto, M.AP.
  • Nama eJournal: eJournal Administrasi Publik
  • Volume: 14
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2026
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Jurnal Muhammad Rinaldy (08-19-26-07-30-54).pdf (380 kB)

Strategi Pemerintah dalam Penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kota Samarinda (Nur Arofah)

Submitted by: ,
On: Aug 14, 2026 @ 7:53 AM
IP: 103.187.89.128

  • Judul artikel eJournal: Strategi Pemerintah dalam Penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kota Samarinda
  • Pengarang (nama mhs): Nur Arofah
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi Pemerintah Kota Samarinda dalam penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) serta mengidentifikasi faktor pendukung dan faktor penghambat dalam pelaksanaannya. Penataan PKL merupakan upaya pemerintah daerah untuk mewujudkan ketertiban, kebersihan, dan kenyamanan kota tanpa mengabaikan keberlangsungan ekonomi masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi Dinas Perdagangan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Pedagang Kaki Lima. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi penataan PKL didukung oleh adanya dasar hukum yang jelas, komitmen pemerintah daerah, koordinasi antarinstansi, serta meningkatnya sikap kooperatif sebagian PKL dalam pelaksanaan kebijakan. Namun, implementasi penataan masih menghadapi berbagai kendala, antara lain keterbatasan lokasi relokasi yang strategis, penurunan pendapatan pedagang pascarelokasi, kurang optimalnya sosialisasi kebijakan, serta masih adanya PKL yang belum mematuhi peraturan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penataan PKL di Kota Samarinda perlu diarahkan tidak hanya pada aspek penertiban, tetapi juga pada pembinaan, pemberdayaan, dan penyediaan solusi ekonomi yang berkelanjutan agar tercipta keseimbangan antara kepentingan penataan kota dan keberlangsungan usaha masyarakat.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Strategi Pemerintah, Penataan Pedagang Kaki Lima, Kebijakan Public
  • NIM: 1902016105
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2019
  • Program Studi: Administrasi Publik
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Prof. Dr. Hj. Aji Ratna Kusuma, M.Si.
  • Nama eJournal: eJournal Administrasi Publik
  • Volume: 14
  • Nomor: 2
  • Tahun: 2026
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Jurnal Nur Arofah (08-14-26-07-53-00).pdf (348 kB)

Analisis Faktor Pendukung dan Penghambat Efektivitas Program Bapak Bunda Asuh Anak Stunting Lima Paket Pantas (Bakti Pantas) di Kecamatan Sanga-Sanga (Gatra Wahyudi)

Submitted by: ,
On: Aug 12, 2026 @ 1:25 AM
IP: 103.187.89.128

  • Judul artikel eJournal: Analisis Faktor Pendukung dan Penghambat Efektivitas Program Bapak Bunda Asuh Anak Stunting Lima Paket Pantas (Bakti Pantas) di Kecamatan Sanga-Sanga
  • Pengarang (nama mhs): Gatra Wahyudi
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan di Indonesia, termasuk di Kabupaten Kutai Kartanegara, karena berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta kualitas sumber daya manusia di masa depan. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui program Bapak Bunda Asuh Anak Stunting Lima Paket Pantas (Bakti Pantas) berupaya menurunkan prevalensi stunting sesuai amanat Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor pendukung dan faktor penghambat pelaksanaan Program Bakti Pantas di Kecamatan Sanga-Sanga. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara terstruktur, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman dan Saldana yang mencakup pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Bakti Pantas akan berhasil dan berjalan dengan baik apabila didukung dengan adanya komintem pemerintah, dukungan dari tenaga kesehatan dan kader posyandu, dukungan lintas sektor, partisipasi masyarakat, dan pemberian paket intervensi terpadu. Akan tetapi, masih terdapat hambatan dalam pelaksanaannya berupa keterbatasan sumber daya, koordinasi antarinstansi yang masih belum efektif, rendahnya partisipasi masyarakat, dan kondisi geografis dan aksesibilitas wilayah yang menghambat pendistribusian layanan dan pendampingan secara merata. Faktor-faktor tersebut mengindikasikan perlunya pendekatan integratif dan kolaboratif lintas sektor agar program dapat berjalan lebih optimal. Kesimpulannya, meskipun telah dilakukan upaya nyata berupa paket intervensi gizi, kesehatan, hingga dukungan lintas sektor, pelaksanaan Program Bakti Pantas belum sepenuhnya berjalan efektif dan masih perlu dilakukan penguatan kolaborasi dan pemberdayaan masyarakat.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Balita, Bakti Pantas, Stunting, Efektivitas
  • NIM: 2202016016
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2022
  • Program Studi: Administrasi Publik
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Kus Indarto, M.AP.
  • Nama eJournal: eJournal Administrasi Publik
  • Volume: 14
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2026
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Jurnal Gatra Wahyudi (08-12-26-01-25-57).pdf (417 kB)

Pengawasan Pengelolaan Penerangan Jalan Umum di Kelurahan Mugirejo oleh Dinas Perhubungan Kota Samarinda (Aminah Nur Umaya Syah)

Submitted by: ,
On: Aug 6, 2026 @ 8:04 AM
IP: 103.187.89.128

  • Judul artikel eJournal: Pengawasan Pengelolaan Penerangan Jalan Umum di Kelurahan Mugirejo oleh Dinas Perhubungan Kota Samarinda
  • Pengarang (nama mhs): Aminah Nur Umaya Syah
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pengawasan Dinas Perhubungan Kota Samarinda dalam pengelolaan Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kelurahan Mugirejo serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi penghambat pengawasan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan yaitu pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Perhubungan Kota Samarinda telah melaksanakan pengawasan menggunakan tiga tipe pengawasan berdasarkan teori Usman Effendi, namun pelaksanaannya masih belum optimal, yaitu: a. Pengawasan pendahuluan (feed forward control), dilaksanakan adanya perencanaan, anggaran, dan sumber daya, b. Pengawasan secara bersamaan (concurrent control), dilaksanakan melalui pemantauan langsung, Adanya sistem pelaporan berbasis teknologi (aplikasi SISTER’S), responsivitas penangan kerusakan. c. Pengawasan umpan balik (feedback control), dilaksanakan melalui pemantauan kembali dan evaluasi. Dalam melakukan pengawasan masih terdapat beberapa. faktor penghambat yaitu keterbatasan anggaran, kondisi sarana operasional yang tidak memadai, keterbatasan sumber daya manusia, pencurian dan vandalisme komponen PJU, kondisi cuaca yang menghambat perbaikan, serta kurangnya kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan saluran pelaporan yang tersedia, sehingga masih terdapat lampu PJU yang padam dalam waktu lama dan respons perbaikan yang belum sepenuhnya memuaskan masyarakat.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Pengawasan, Penerangan Jalan Umum, Pengelolaan
  • NIM: 2202016055
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2022
  • Program Studi: Administrasi Publik
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Hj. Hariati, S.Sos., M.Si.
  • Nama eJournal: eJournal Administrasi Publik
  • Volume: 14
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2026
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Jurnal Aminah Nur Umaya Syah (08-06-26-08-04-18).pdf (432 kB)

Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara Nomor 4 Tahun 2021 Tentang Pengelolaan Sampah Di Kecamatan Penajam (Rini Warniati)

Submitted by: ,
On: Jul 29, 2026 @ 6:20 AM
IP: 103.187.89.128

  • Judul artikel eJournal: Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara Nomor 4 Tahun 2021 Tentang Pengelolaan Sampah Di Kecamatan Penajam
  • Pengarang (nama mhs): Rini Warniati
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan dan apa saja faktor penghambat pelaksanaan peraturan daerah kabupaten penajam paser utara nomor 4 tahun 2021 tentang pengelolaan sampah di kecamatan penajam. Metode yang digunakan dalam menentukan informan yaitu menggunakan purposive sampling. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, yaitu Metode ini digunakan dengan cara mendepskripsikan serta menganalisis data yang telah diperoleh dan selanjutnya dijabarkan dalam bentuk penjelasan sebenarnya. Temuan studi mengidentifikasi bahwa hambatan utama implementasi kebijakan mencakup komunikasi yang belum optimal, keterbatasan sumber daya manusia dan sarana, serta minimnya anggaran operasional. Sebaliknya, aspek disposisi aparatur menunjukkan hasil yang positif, dibuktikan dengan komitmen dan responsivitas tinggi dalam mengatasi kendala lapangan. Meski demikian, birokrasi yang tertata belum cukup mampu menutupi hambatan teknis berupa tingginya frekuensi kerusakan armada. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan perlunya pemberian insentif ekonomi untuk merangsang partisipasi masyarakat, prioritas penganggaran bagi pemeliharaan aset, serta digitalisasi sistem pengelolaan sampah.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Implementasi Kebijakan, Pengelolaan Sampah, Peraturan Daerah, Perilaku Masyaraka
  • NIM: 1902016033
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2019
  • Program Studi: Administrasi Publik
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Dr. Cathas Teguh Prakoso, M.Si.
  • Nama eJournal: eJournal Administrasi Publik
  • Volume: 14
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2026
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Jurnal Rini Warniati (07-29-26-06-20-16).pdf (367 kB)

Faktor Penghambat Dalam Penyelenggaran Pelayanan Publik di Kantor Kecamatan Samarinda Ulu Kota Samarinda (Feodora Natalia)

Submitted by: ,
On: Jul 24, 2026 @ 4:05 AM
IP: 103.187.89.128

  • Judul artikel eJournal: Faktor Penghambat Dalam Penyelenggaran Pelayanan Publik di Kantor Kecamatan Samarinda Ulu Kota Samarinda
  • Pengarang (nama mhs): Feodora Natalia
  • Abstrak (max. 1600 huruf atau 250 kata): Penyelenggaraan pelayanan publik di tingkat kecamatan sejatinya dituntut untuk berjalan secara efektif, efisien, dan responsif guna memberikan dampak nyata terhadap pemenuhan kebutuhan dan harapan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penghambat dalam pelayanan publik di Kecamatan Samarinda Ulu Kota Samarinda. Penelitian ini mengunakan metode pendekatan deksriptif kualitatif melalui fokus penelitian yaitu faktor penghambat dalam penyelenggaran pelayanan publik kepada masyarakat. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi dengan analisis data yang diterapkan yaitu model interaktif. Temuan pada penelitian ini terdapat beberapa faktor penghambat dalam penyelenggaran tersebut meliputi 1) terbatasnya fasilitas bagi kelompok rentan dan gangguan teknis dalam pemberian layanan kepada masyarakat; 2) informasi standar pelayanan yang tidak memadai; dan 3) Kecamatan Samarinda Ulu belum menjadi prioritas kecamatan oleh Pemerintah Kota Samarinda pada program kecamatan digital.
  • Kata kunci (max. 80 huruf atau 10 kata): Faktor Penghambat, Pelayanan Publik, Masyarakat
  • NIM: 2102016020
  • Angkatan (tahun masuk, mis. 2009): 2021
  • Program Studi: Administrasi Publik
  • Sumber tulisan: Skripsi
  • Pembimbing: Thalita Rifda Khaerani, S.A.P., M.Si.
  • Nama eJournal: eJournal Administrasi Publik
  • Volume: 14
  • Nomor: 1
  • Tahun: 2026
  • File artikel eJournal (format .PDF, max. 5 Mb): Jurnal Feodora Natalia (07-24-26-04-05-43).pdf (376 kB)